DAFTAR ISI BLOG

Label:
Recent Posts

Senin, 12 Maret 2012

Ajang Pembuktian Kabau Sirah

Laga Semen Padang FC kontra Persija Jakarta di stadion Agus Salim, hari ini (12/3) dipastikan berlangsung ketat. Ellie Aiboy dkk dituntut harus memenangi laga tersebut untuk menjauhi rivalnya Persebaya Surabaya saat ini juga sama-sama mengantongi 16 poin.


Hanya saja, pasukan Bukit Karang Putih sedikit diuntungkan dengan produktivitas 15 gol dibanding Andik Vermansyah cs baru berhasil memproduksi 10 gol hasil sepuluh kali bertanding. Hasil itu membuat Semen Padang menempati posisi runner up klasemen sementara Indonesia Premier League (IPL) musim ini di bawah Persibo Bojonegoro.
”Sebagai tuan rumah jelas kami ingin poin penuh. Karena itu, kami harus betul-betul mempersiapkan mental pemain,” kata pelatih Semen Padang FC Nil Maizar kepada Padang Ekspres, Minggu (11/3).
Saat ini, posisi Kabau Sirah (julukan Semen Padang) di klasemen semakin jauh tertinggal menyusul kemenangan Persibo Bojonegoro 1-0 atas Persebaya Surabaya, Sabtu (10/3). Atas hasil itu, Laskar Angling Dharma (julukan Persibo) kokoh di puncak klasemen dengan 20 poin.
Kondisi itu jelas sedikit memberatkan langkah Edward Wilson Junior cs kembali merebut takhta puncak klasemen sementara IPL musim ini. Jadi, tak salah jika pertarungan tim urang awak melawan Macan Kemayoran (julukan Persija Jakarta) nanti merupakan ajang pembuktian pasukan Nil Maizar sekaligus membalaskan kekalahan 0-1 yang baru saja diterimanya atas Persijap Jepara, Minggu (19/2).
Laga ke-10 Semen Padang nanti dipastikan bakal berlangsung menarik. Soalnya, beranjak dari dua kali pertemuan kedua tim, Hengki Ardiles cs berhasil membungkam Persija Jakarta 1-0 di kandang sendiri pada 26 Oktober 2010 lalu, serta menahan imbang Persija Jakarta 1-1 saat dijamu Persija, di Solo (2/6) lalu.
Kendati begitu, pelatih berusia 42 tahun itu tetap merendah dan mengakui jika lawan yang dihadapinya merupakan tim bagus. Meski Persija bertengger di peringkat ke-10 dengan menyematkan 10 poin hasil 10 kali bertanding.
Anak asuh mantan pilar timnas Garuda II PSSI itu memastikan tetap menjunjung motivasi tinggi menghadapi tim besutan Toyo Haryono, dan membalaskan kekalahan yang diterimanya atas Laskar Kalinyamat (julukan Persijap). Mengingat itu adalah kekalahan perdana yang dialaminya dari sembilan laga yang telah dijalani sejak menapaki kompetisi gagasan Djohar Arifin itu.
Karena itu, anak asuh pelatih asal Payakumbuh itu bertekad bisa membalas tragedi memilukan itu pada laga yang akan dimainkan sekitar pukul 19.00 WIB nanti. ”Kekalahan itu jelas cukup menyakitkan bagi kami. Jadi kami berharap, ke depannya pengalaman buruk itu tidak terulang lagi,” ungkap pelatih berlisensi A AFC itu.
Suksesor Semen Padang di peringkat empat besar super liga musim lalu itu juga membantah ketika ditanya soal kemungkinan pengawalan khusus terhadap Macan Kemayoran nanti. Terpenting, dia bakal mengembalikan kepercayaan seutuhnya kepada pemain. Apalagi tim kelahiran 1980 itu juga telah menyiapkan taktik dan strategi mematangkan jelang melakoni laga ke-10 nanti.
Mantan asisten Arcan Iurie itu mengakui, rentang waktu selama tiga pekan itu dinilai cukup membenahi timnya demi merealiasikan target poin maksimal di laga nanti. ”Kami sudah persiapkan pemain sejak kembali dari Jepara. Tak ada pengawalan khusus, yang terpenting bagaimana para pemain bisa konsentrasi menjalani tugasnya masing-masing,” tegas mantan penggawa Persepak era 80-an itu.
Selain itu, optimistis pelatih beranak dua itu makin bertambah dengan bergabungnya enam pilarnya yang bermain di timnas senior; Ferdinand Alfred Sinaga, Abdurrahman, Hengky Ardiles, Samsidar, Ricky Akbar Ohorella, Putra Syabilul Rasad sejak, Minggu (4/3).
Pelatih kelahiran 1970 ini berharap timnya bisa menuai hasil maksimal pada laga yang akan dimainkan di stadion kebanggaan Minangkabau malam ini. ”Mudah-mudah semua berjalan sesuai keinginan pendukung,” pinta Nil Maizar.
Di bagian lain, Persija Jakarta juga dipastikan tak mau ketinggalan. Bagaimana pun juga, misi tiga poin dipastikan menjadi harga mati bagi tim. Maklum perjalanan ke Ranah Minang cukup jauh dan menguras energi dan biaya.
Karena itu, mereka tak ingin kembali ke kampung halamannya dengan tangan kosong. ”Kami datang dari jauh bukan untuk kalah, tapi bagaimana caranya kami bisa membawa poin penuh kembali ke Jakarta,” terang asisten pelatih Macan Kemayoran, Toyo Haryono.
Dengan berkekuatan 18 pemain, Danillo Fernando cs juga menyatakan kesiapannya memberikan perlawanan terhadap tuan rumah. Meski diakui, Toyo Haryono akan tampil sebagai pengatur instruksi di pinggir lapangan selama pertandingan nanti.
Ini setelah pelatih kepala Jaya Hatono mengundurkan diri sejak 1 Maret lalu atas alasan kesehatan

0 komentar:

Posting Komentar

Designed by: Ariefortuna's Zone
 

Ariefortuna Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ariefortuna for ariefortuna's Zone