DAFTAR ISI BLOG

Label:
Recent Posts

Senin, 27 Juli 2009

HONDA TIGER 2003 (PONTIANAK)






Kaya Inovasi

Fenomena Suzuki B-King memang sempat menarik minat banyak modifikator. Salah satunya Irfandi dari bengkel 2XP Pontianak. “Tapi tentu saja enggak asal main jiplak. Karena sejumlah inovasi tetap coba dimainkan di garapan ini,” bangga Irfandi.

Langkah inovasi itu meliputi beberapa bagian. Mulai dari rangka sampai cover bodi. Misalnya untuk rangka, sistem knock down coba diterapkan. "Hal itu dimaksud supaya jika nanti mau gonta-ganti konsep, tetap bisa dilakukan dengan mudah," terang builder akrab dipanggil Irfan itu lebih jauh.

Bagian yang bisa dibongkar-pasang tadi mulai tengah sampai belakang. "Saya gunakan sistem baut. Pakai ukuran 14 sebanyak tiga baut di bagian atas," lanjut pria kurus ini.

Bagian belakang juga menggunakan sambungan yang juga pakai baut. Pakai ukuran 12 dan ada sebanyak 2 baut.. Meski langkah ini diterapkan untuk rangka, tapi Irfan yakin di soal kekuatan. "Dipastikan enggak ada masalah," katanya dengan nada mantapnya.

Pada bagian bodi fiber juga ada sedikit hal yang nyeleneh. Itu bisa disaksikan di bagian shroud atau cover tangki kanan dan kiri. "Itu dibuat dari fiber dan sekaligus sebagai tempat dudukan sein depan," ungkapnya lagi. Lampu sendiri menggunakan copotan dari Honda Supra X 125. Makin sip setelah di smoke.

Pada kawasan sekitar tangki juga terlihat adanya semacam deltabox. Padahal itu hanya variasi alias bukan sebagai bagian dari rangka layaknya deltabox. Itu memang variasi yang sering digunakan bikers Suzuki Thunder 125. "Aslinya sih dari aluminium tapi biar terlihat bagus setelah saya custom ulang dengan fiber," lanjut pria berambut pendek ini.

Langkah cerdik berikutnya dilakukan pada saat pembuatan sepatbor depan. "Karena motor ini enggak punya standar tengah maka saat ganti ban depan diusahakan semudah mungkin. Jangan sampai ribet saat harus buka sepatbor," cuap pria ramah ini. Karena itu dia sengaja membuat sepatbor yang juga gampang dibongkar pasang.

Caranya dengan sistem terpisah tiga bagian sehingga gampang dibuka. Ketiganya disatukan dengan baut cacing. Bagian tadi terdiri dari kiri, tengah dan kanan. Tapi diakui kalau konstruksi demikian memiliki sedikit kelemahan. "Karena getaran ketika jalan maka kadang baut sepatbor gampang longgar," kekehnya malu-malu.

Secara ide dan estetika motor ini sangat enak dilihat, nyaris tanpa kekurangan. Apalagi jika seandainya aki dibuatkan semacam rumah atau cover. Pasalnya saat memperhatikan sisi kiri, kotak aki tadi sedikit mengganggu atau malah bisa dibilang sedikit merusak pemandangan!

SUSPENSI EMPUK

Langkah inovatif dilakukan Irfandi untuk membuat motor ini tetap enak ditunggangi. Custom pada sok belakang coba dilakukan. "Saya gabungkan antara sok MX dan Ninja 150," kata Ifan menerangkan. Bagian yang diambil dari MX adalah batang peredam kejutnya sedangkan dari Ninja pada bagian per nya.

"Berdasarkan yang punya motor ternyata sekarang suspensi jadi nyaman banget, berdasarkan pengalaman kalau komplit pakai punya MX malah menjadi keras," ungkapnya.

DATA MODIFIKASI

Pelek : Aprilia RS 125
Ban depan : Metzeler 110/60-17
Ban belakang : Metzeler 140/70-17
Sok depan : Aprilia RS 125
Sok belakang : Custom Jupiter MX & Ninja 150
Tangki : Custom
Setang : Custom
Lampu depan : Honda New Supra Fit
Sepatbor : Custom
Oil cooler : MotoR
Knalpot : Custom
2XP : 0813-4512-4647

0 komentar:

Posting Komentar

Designed by: Ariefortuna's Zone
 

Ariefortuna Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ariefortuna for ariefortuna's Zone